Skip to main content

Posts

Review Buku : Lelaki-lelaki Tanpa Perempuan

   Judul buku: Lelaki-lelaki tanpa Perempuan Pengarang: Haruki Murakami Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia Cetakan Kedelapan : Januari 2025 Tebal halaman: 262 halaman Sinopsis buku Mungkinkah kita mampu memahami orang lain sepenuhnya seberapa dalam pun kita mencintai orang itu? Haruki Murakami menjelajahi berbagai selip dan selisih yang mungkin terjadi dalam hubungan laki-laki dan perempuan melalui tujuh cerita dalam buku ini. Kita bisa bercermin lewat berbagai tokoh dalam beragam usia: siswi SMA; mahasiswa yang baru mulai kuliah; dokter bedah plastik; aktor; batender, dan mereka yang sudah lewat usia tiga puluh tahun maupun memasuki usia paruh baya. Yang unik, para laki-laki dalam kumpulan cerpen lelaki-lelaki tanpa perempuan tidak sepenuhnya tanpa perempuan. Hampir semua justru punya pasangan atau kekasih, bahkan istri. Namun sebenarnya siapa dan bagaimana yang disebut dengan “lelaki-lelaki tanpa perempuan ini?” Review Buku Tujuh cerita pendek dalam buku ini, mampu me...

Review Buku: Pasien

    Pengarang: Naomi Midori Penerbit: Penerbit Haru Cetakan Pertama: Januari 2024 Tebal halaman: 120 halaman Sinopsis buku Enam anggota keluarga pemilik toko bangunan ditemukan terbantai di rumah mereka. Penyelidikan polisi menyimpulkan bahwa mereka saling membunuh karena perebutan warisan. Namun, bagaimana jika insiden tersebut adalah hasil campur tangan orang lain? Review Buku Novel bergenre “Iyamisu” yang dalam nomenklatur Jepang yang berarti cerita-cerita nya yang mengeksplorasi sisi gelap dari jati diri manusia serta membuat perasaan yang tidak nyaman ketika membacanya. Meskipun novel ini termasuk singkat, namun cerita yang dihasilkan padat dan berisi. Seusai membaca novel ini, saya menjadi lebih terbuka terhadap motif pelaku kejahatan. Sebuah perbuatan buruk bisa saja dilakukan dengan dasar ketidakadilan, keputusasaan, dan adanya kesempatan bagi pelaku untuk menegakkan keadilan yang selama ini tidak dia dapatkan. Terkadang kita harus melihat dari sisi berbeda untuk ...

Review Buku: Cintaku Setengah Agama

 Judul buku: Cintaku Setengah Agama Pengarang: Iswadi Suhardi Penerbit: Eduquer Publishing Cetakan Pertama: Desember 2017 Tebal halaman: 318 halaman Sinopsis buku Ayah Reva berlatarbelakang keluarga Betawi dengan ayah yang berpoligami merasa tertipu saat mengetahui Alex sang calon menantu hasil perjodohan dengan sahabat lamanya menderita kanker paru-paru,akibat menjadi perokok pasif dari ayahnya si perokok akut. Namun, Reva bersikukuh memegang janji hingga perkawinan pun tetap dilakukan. Perasaan bersalah menyiksa Alex yang sekarat, membawanya bertemu ajal dan ijab qobul pun tak pernah terucap. Gagal dengan pernikahannya, Reva memulai usaha wedding organizer . Kegagalan yang dialaminya telah menanamkan keinginan kuat untuk membantu mewujudkan impian pernikahan orang lain. Lika-liku pencarian jodoh pun dilakukannya. Dari mulai ikut perkumpulan pencari jodoh hingga hampir rela menerima pinangan istri ustadz untuk menjadi istri kedua suaminya. Ayah Reva yang anti poligami tewas akiba...

Menilik keseimbangan kehidupan manusia dalam film Doraemon : Nobita sky utopia

  Doraemon. Siapa yang tidak kenal dengan robot kucing berwarna biru ini. Ya, Doraemon merupakan salah satu tokoh kartun paling ikonik dari negara Jepang yang sudah dikenal di seluruh dunia. Cerita mengenai robot kucing dari abad ke 22 yang kembali ke masa lalu untuk membantu seorang anak bernama Nobita, menggunakan berbagai alat ajaib dari masa depan telah menemani dan menghibur banyak anak-anak seluruh dunia termasuk di Indonesia. Selain seriesnya, movie Doraemon juga sangat menarik, menghibur dan menginspirasi. Kali ini kita akan membahas salah satu movie Doraemon yang ternyata setelah ditelusuri lebih jauh menyimpan banyak pelajaran kehidupan manusia yakni film Doraemon: Nobita Sky Utopia. Doraemon: Nobita Sky Utopia sendiri adalah film yang telah rilis tahun 2023 lalu dan merupakan film seri ke 42 karya Fujiko F Fujio. Cerita ini dimulai saat Nobita mendengar kisah dari buku temannya Dekisugi mengenai sebuah negeri fantasi bernama Utopia. Negeri Utopia adalah sebuah tempat...

Review Buku : Semusim dan Semusim Lagi

  Judul buku: Semusim dan Semusim Lagi Pengarang: Andina Dwifatma Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Cetakan kedua: Desember 2021 Tebal halaman: 235 halaman Sinopsis buku Berbekal sebuah surat yang datang pada suatu hari nanti ganjil, seorang anak mendatangi kota asing demi bertemu ayah yang tak pernah dijumpainya sejak kecil. Selembar foto dan sebuah alamat memandunya menyusuri Kota S dan bertemu orang-orang yang tak pernah dia bayangkan:  J.J Hendri, pria bertopi pet yang memberinya pelukan pertamanya; Oma Jaya, seorang nenek tetangga yang meyakini suaminya telah bereinkarnasi jadi ikan mas koki; Muara, lelaki pertama yang membisikkan tentang cinta; Sobron, si ikan raksasa yang senang berteka-teki – dan tentu saja, seorang ayah yang selama ini diam-diam selalu dia nanti.  “Jikapun masih ada hal yang kuinginkan: bertemu denganmu walau itu hanya untuk sedetik, dan kau memilih meludahi mukaku. Aku bahkan akan bercerita mengapa dulu aku harus pergi meninggalkanmu, jika kau in...

Tips dan Trik menyelesaikan buku yang bukan aku banget

  Kegiatan membaca adalah kegiatan yang menyenangkan bagi seorang yang suka dengan kalimat, suka menulis, suka bercerita dan senang mendapatkan informasi baru lewat bacaan dan pendapat orang lain. Berbeda dengan menonton video, membaca membuat otak kita menganalisis data lebih banyak. Sebab untuk mendapatkan informasi dari membaca, kita harus duduk diam dan menyimak untaian kata demi kata. Benar, dengan menonton video kita bisa memperoleh informasi secara cepat namun informasi yang ada dalam bacaan jauh lebih kita serap karena ada proses lebih di dalamnya. Nah, bagaimana kalau kamu membaca bacaan yang bukan tipe kamu banget? Kalau kita membaca bacaan dengan genre yang kita sukai, kita pasti akan penasaran terus dan ingin cepat-cepat menyelesaikannya. Berbeda dengan membaca genre bacaan yang kurang di sukai, pasti kita ingin segera menunda karena bacaan itu kamu anggap membosankan. Seminggu ini, aku membaca buku berjudul “Mada” karya Gigrey . Sebuah novel fiksi sejarah yang bukan k...

“Big Why Ngeblog”

Perbedaan mendasar dari Blog dan Blogger adalah Blog halaman pribadi atau halaman pribadi dengan konten berupa artikel, gambar, video hingga audio. Sedangkan Blogger adalah orang yang membuat blog. Jadi bisa disimpulkan bahwa blog adalah tempat tulisan diposting sedangkan blogger adalah penulis yang menulis di blog tersebut. Mengapa harus menulis di Blog? Sebenarnya untuk menekuni hobi menulis bisa dilakukan dimana saja. Bisa di aplikasi menulis, diatas kertas, mengirimkan tulisan di koran, dan sebagainya. Namun ada beberapa keuntungan tersendiri apabila kita menulis tulisan di blog kita pribadi. Memiliki blog pribadi sangat menarik karena kita lebih bebas menulis, lebih aman dan lebih tertata. Misalnya kita ingin lebih fokus menulis tentang teknologi, kita bisa membuat tulisan-tulisan di blog pribadi sebanyak apapun. Lebih menguntungkan lagi apabila nantinya tulisan di blog kita banyak dikunjungi. Ini memungkinkan kita untuk mendapatkan penghasilan dari hobi menulis yang kita tekuni. ...