Tiada jatuh cinta sebelum akad diucapkan. Itulah sepenggal kalimat dari ustazah yang dulu mengajariku saat aku kuliah. Katanya sebagai seorang Muslimah, hendaknya kita menunggu sambil terus memperbaiki diri agar kelak sang kekasih hati akan menjemput ketika waktu yang ditetapkannya telah tiba. Namun, sebagai seorang wanita biasa, aku pun tak bisa menolak rasa suka yang bergejolak diam-diam dalam dada. Namaku Ayana. Aku adalah seorang wanita yang telah menjomlo selama 26 tahun. Di usiaku yang sekarang ini, telingaku sudah tidak asing mendengar bisik-bisik yang menyuruhku agar segera menikah. Namun apa daya, sampai sekarang aku masih belum menemukan orang yang sungguh aku sukai. Beberapa kali ibuku mencoba menjodohkan aku agar berkenan menikah, namun aku masih belum tertarik. “Jangan menimbang terlalu lama, Nak.” “Cinta nanti akan datang karena terbiasa.” “Jangan terlalu banyak memilih nanti jadi perawan tua loh.” Begitu kata ibuku dan sebagian saudaraku yang telah menikah terlebih dulu....