Skip to main content

Posts

Menilik keseimbangan kehidupan manusia dalam film Doraemon : Nobita sky utopia

  Doraemon. Siapa yang tidak kenal dengan robot kucing berwarna biru ini. Ya, Doraemon merupakan salah satu tokoh kartun paling ikonik dari negara Jepang yang sudah dikenal di seluruh dunia. Cerita mengenai robot kucing dari abad ke 22 yang kembali ke masa lalu untuk membantu seorang anak bernama Nobita, menggunakan berbagai alat ajaib dari masa depan telah menemani dan menghibur banyak anak-anak seluruh dunia termasuk di Indonesia. Selain seriesnya, movie Doraemon juga sangat menarik, menghibur dan menginspirasi. Kali ini kita akan membahas salah satu movie Doraemon yang ternyata setelah ditelusuri lebih jauh menyimpan banyak pelajaran kehidupan manusia yakni film Doraemon: Nobita Sky Utopia. Doraemon: Nobita Sky Utopia sendiri adalah film yang telah rilis tahun 2023 lalu dan merupakan film seri ke 42 karya Fujiko F Fujio. Cerita ini dimulai saat Nobita mendengar kisah dari buku temannya Dekisugi mengenai sebuah negeri fantasi bernama Utopia. Negeri Utopia adalah sebuah tempat...

Review Buku : Semusim dan Semusim Lagi

  Judul buku: Semusim dan Semusim Lagi Pengarang: Andina Dwifatma Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Cetakan kedua: Desember 2021 Tebal halaman: 235 halaman Sinopsis buku Berbekal sebuah surat yang datang pada suatu hari nanti ganjil, seorang anak mendatangi kota asing demi bertemu ayah yang tak pernah dijumpainya sejak kecil. Selembar foto dan sebuah alamat memandunya menyusuri Kota S dan bertemu orang-orang yang tak pernah dia bayangkan:  J.J Hendri, pria bertopi pet yang memberinya pelukan pertamanya; Oma Jaya, seorang nenek tetangga yang meyakini suaminya telah bereinkarnasi jadi ikan mas koki; Muara, lelaki pertama yang membisikkan tentang cinta; Sobron, si ikan raksasa yang senang berteka-teki – dan tentu saja, seorang ayah yang selama ini diam-diam selalu dia nanti.  “Jikapun masih ada hal yang kuinginkan: bertemu denganmu walau itu hanya untuk sedetik, dan kau memilih meludahi mukaku. Aku bahkan akan bercerita mengapa dulu aku harus pergi meninggalkanmu, jika kau in...

Tips dan Trik menyelesaikan buku yang bukan aku banget

  Kegiatan membaca adalah kegiatan yang menyenangkan bagi seorang yang suka dengan kalimat, suka menulis, suka bercerita dan senang mendapatkan informasi baru lewat bacaan dan pendapat orang lain. Berbeda dengan menonton video, membaca membuat otak kita menganalisis data lebih banyak. Sebab untuk mendapatkan informasi dari membaca, kita harus duduk diam dan menyimak untaian kata demi kata. Benar, dengan menonton video kita bisa memperoleh informasi secara cepat namun informasi yang ada dalam bacaan jauh lebih kita serap karena ada proses lebih di dalamnya. Nah, bagaimana kalau kamu membaca bacaan yang bukan tipe kamu banget? Kalau kita membaca bacaan dengan genre yang kita sukai, kita pasti akan penasaran terus dan ingin cepat-cepat menyelesaikannya. Berbeda dengan membaca genre bacaan yang kurang di sukai, pasti kita ingin segera menunda karena bacaan itu kamu anggap membosankan. Seminggu ini, aku membaca buku berjudul “Mada” karya Gigrey . Sebuah novel fiksi sejarah yang bukan k...

“Big Why Ngeblog”

Perbedaan mendasar dari Blog dan Blogger adalah Blog halaman pribadi atau halaman pribadi dengan konten berupa artikel, gambar, video hingga audio. Sedangkan Blogger adalah orang yang membuat blog. Jadi bisa disimpulkan bahwa blog adalah tempat tulisan diposting sedangkan blogger adalah penulis yang menulis di blog tersebut. Mengapa harus menulis di Blog? Sebenarnya untuk menekuni hobi menulis bisa dilakukan dimana saja. Bisa di aplikasi menulis, diatas kertas, mengirimkan tulisan di koran, dan sebagainya. Namun ada beberapa keuntungan tersendiri apabila kita menulis tulisan di blog kita pribadi. Memiliki blog pribadi sangat menarik karena kita lebih bebas menulis, lebih aman dan lebih tertata. Misalnya kita ingin lebih fokus menulis tentang teknologi, kita bisa membuat tulisan-tulisan di blog pribadi sebanyak apapun. Lebih menguntungkan lagi apabila nantinya tulisan di blog kita banyak dikunjungi. Ini memungkinkan kita untuk mendapatkan penghasilan dari hobi menulis yang kita tekuni. ...

Alasanku Berminat Mengikuti Program Oprec OBS (Odop Blogger Squad)

  Setelah berjuang mengikuti program seleksi untuk bergabung dalam komunitas ODOP (one day one post), akhirnya aku berhasil konsisten untuk bisa menulis sekitar satu bulan lebih. Wah, ini merupakan suatu prestasi yang cukup membanggakan bagi saya pribadi. Sebab, bagi saya untuk bisa konsisten menulis bukanlah hal yang mudah. Ada saja masalah yang bisa terjadi seperti ide tidak kunjung muncul, kesibukan yang menyita waktu, belum lagi kondisi fisik dan mental yang terkadang lelah. Godaan kasur empuk di kamar, film favorit yang baru tayang harus bisa dilawan setidaknya, sampai berhasil menyetorkan tulisan hari itu. Belum lagi tantangan di mana setiap pekan berlalu, jumlah kata yang harus ditulis semakin banyak saja. Memacu pikiranku untuk terus berputar agar rangkaian kata mampu terus untuk dituliskan. Kini setelah resmi bergabung dengan komunitas ODOP, saya baru tahu bahwa di ODOP terdapat banyak sekali program yang menarik bagi para penulis. Satu di antaranya, yakni program OBS (...

Review Buku: Totto-Chan Gadis Cilik di Jendela

Judul buku: Totto-Chan Gadis Cilik di Jendela Pengarang: Tetsuko Kuronayagi Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Cetakan ketiga puluh dua: Mei 2024 Tebal halaman: 296 halaman Sinopsis buku Ibu guru menganggap Totto-chan nakal, padahal gadis cilik itu hanya punya rasa ingin tahu yang besar. Itulah sebabnya ia gemar berdiri di depan jendela selama pelajaran berlangsung. Karena para guru sudah tak tahan lagi, akhirnya Totto-chan dikeluarkan dari sekolah. Mama pun mendaftarkan Totto-chan ke Tomoe Gakuen. Totto-Chan girang sekali, di sekolah itu para murid belajar di gerbong kereta yang dijadikan kelas. Ia bisa belajar sambil menikmati pemandangan di luar gerbong dn membayangkan sedang melakukan perjalanan. Mengasyikkan sekali, kan? Di Tomoe Gakuen, para murid juga boleh mengubah urutan pelajaran sesuai keinginan mereka. Ada yang memulai hari dengan pelajaran fisika, ada yang mendahulukan menggambar, ada yang ingin belajar bahasa dulu, pokoknya sesuka mereka. Karena sekolah itu unik, Totto-cha...

Review Buku: Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang

  Judul buku: Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang Pengarang: Jeong Moon Jeong Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Cetakan keenam belas: April 2024 Tebal halaman: 205 halaman Sinopsis buku Dalam hidup, kita pasti akan berhadapan dengan orang-orang yang bersikap kelewat batas. Mereka menyakiti, mempermalukan, dan mengguncang kepercayaan diri kita. Hal-hal seperti itu kerap sangat sulit diterima. Hubungan antar manusia kerap membutuhkan terlalu banyak usaha. Kita ingin mengatakan apa yang sebenarnya kita rasakan, tetapi tidak melakukannya karena takut orang lain salah paham dan khawatir dianggap egois. Apakah kita bisa memberitahu seseorang, tanpa merasa tidak enak hati, bahwa sikapnya sudah kelewat batas? Tentu saja bisa. Review Buku Membaca buku ini saya seolah diajak untuk berintrospeksi terhadap diri sendiri. Tentang cara kita berkomunikasi, menerima pujian dan komentar negatif, dan cara berhadapan dengan orang yang suka ikut campur dengan urusan pribadi kita. Pada dasarnya dalam...