Judul buku: Memori Sang Primadona
Penulis: Evelyn Faniya
Penerbit: Haru
Cetakan Tahun: Maret 2024
Tebal halaman: 168 halaman
Sinopsis buku
Seorang artis papan atas bermimpi mencekik dan membunuh dirinya sendiri. Ia pikir, itu efek trauma akibat kecelakaan yang menimpanya. Mimpi itu semakin nyata, seperti sebuah ingatan. Akan tetapi, ia tak merasa pernah mengalami itu, hingga sebuah pertanyaan muncul di benaknya; apakah seseorang bisa memiliki ingatan orang lain?
Review Buku
Sebuah buku dengan alur cerita padat dan memiliki plot twist yang cukup mengejutkan. Bercerita tentang kehidupan Vivian Elenora seorang aktris yang kehilangan ingatannya serta peristiwa penyingkapan rahasia besar serta kelam yang berkaitan dengan masa lalu dirinya sendiri. Setiap tokoh dalam buku ini, digambarkan dengan cukup baik dan memiliki latar belakang kisahnya tersendiri yang ternyata saling berkaitan dengan ingatan Vivian sang primadona.
Novel ini dibuat dengan bab yang cukup singkat, padat dan tidak bertele-tele. Setiap bab kita diajak untuk tenggelam dalam kehidupan tokoh yang melatar belakangi kisah Vivian. Seperti adiknya, Sebastian yang iri dan dendam kepada kakaknya karena orang tua mereka pilih kasih. Arsen kekasih Vivian yang penyayang namun kadang dingin dan pintar menyembunyikan informasi. Hingga misteri terbunuhnya Dita Kamilia manajer Vivian yang membuat ingatan Vivian hilang.
Salah satu hal yang saya dapatkan setelah membaca novel ini adalah pentingnya pola asuh orangtua kepada anak agar adil dalam memberikan perhatian. Anak-anak membutuhkan perhatian dan perlindungan dari orang tuanya baik anak yang tertua maupun yang termuda. Ketidakseimbangan ini akan memicu dendam di hati anak, iri atau kepercayaan diri yang rendah dalam pertumbuhan mental mereka. Juga tentang cinta yang mengekang dan tidak bebas. Ketika kita mencintai orang lain, alangkah baiknya kita membiarkan dia tetap menjadi dirinya dan tidak memaksa untuk membuat dia menjadi seperti yang kita inginkan. Karena kehilangan diri sendiri yang sudah dibangun lama hanya karena orang lain adalah hal yang menyedihkan. Jadilah dirimu sendiri dan jangan mudah tertipu dengan topeng orang lain. Bisa jadi segala sesuatu yang tidak kau sukai ternyata adalah hal yang terbaik untukmu.

Comments
Post a Comment