Judul buku: Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya
Penulis: dr. Andreas Kurniawan, Sp.K
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan Pertama : Februari 2025
Tebal halaman: 205 halaman
Sinopsis buku
Jawab dengan cepat. Seandainya terlahir kembali di kehidupan berikutnya, kamu ingin menjadi apa? Berikut beberapa jawaban unik yang pernah kudengar baik dalam ruang praktik maupun ketika ngobrol santai dengan teman-teman:
”Aku ingin menjadi ubur-ubur, melayang bebas tanpa tekanan atasan dan ekspektasi sosial.”
“Aku ingin menjadi pohon pinus, karena tinggi dan keren.”
“Aku ingin menjadi ikan mas koki. Katanya memorinya Cuma bertahan lima detik, jadi aku tidak akan overthinking.”
Suatu hari, seorang pasien perempuan mengatakan bahwa ia ingin terlahir kembali menjadi bunga matahari. Terdengar sangat indah, ya? Tapi, di sesi berikutnya, dia merevisi pendapatnya. “Aku ingin menjadi pohon semangka di kehidupan berikutnya.” Kehidupan seperti apa yang dia alami sampai berpikir lebih baik menjadi pohon semangka?
Ini adalah buku tentang kekecewaan, penyesalan, dan ketidaksempurnaan. Buku ini cocok untuk kalian yang sering dituduh kurang bersyukur, yang suka duduk di kursi minimarket di akhir hari, yang ingin belajar menanam bunga matahari, dan tentunya yang masih mencari arti dari kata kebahagiaan.
Review Buku
Manusia pasti pernah menemui satu titik jenuh dalam hidupnya. Karena sudah terlalu lama dalam penantian, sudah lelah berobat untuk sembuh namun takdir seolah mempermainkan usaha, hingga usaha yang tidak kunjung membuahkan hasil yang diinginkan. Ada juga kalanya pikiran kita mulai menyesali pilihan-pilihan masa lalu yang mungkin lebih baik apabila kita mengambilnya . Namun di masa depan kini, pilihan itu hanya sekadar angan-angan kosong.
Andreas Kurniawan kembali menawarkan bacaan berupa buku motivasi dengan berbagai teori psikologi yang menarik. Melalui tokoh lalin yang depresi akan masalah-masalah dalam hidupnya, kita diajak untuk memaknai kehidupan sekaligus kematian lebih dekat. Dua pasangan yang tidak mungkin dipisahkan. Andreas Kurniawan mencoba menggambarkan kematian bukan merupakan sesuatu yang mengerikan. Pada akhirnya nanti kita semua akan mati. Namun tentu saja kita berharap bisa menemui kematian dengan indah.
Kehidupan setiap orang berbeda dan memiliki jalan takdir masing-masing. Bukan tentang seberapa lama kita hidup, tetapi lebih tentang bagaimana kita menjalani hidup dengan makna. Buku ini juga memuat cara menanam bunga matahari serta pengaruhnya terhadap kesehatan mental. Beserta tentang fakta unik semangka dan beberapa tanaman yang mungkin belum kamu ketahui.
Teruslah menjadi kebaikan yang ingin kalian lihat di dunia, walaupun mungkin tidak sempat hidup cukup lama untuk melihat hasil dari kebaikan itu. Seseorang senang kamu hadir di dunia ini.

Comments
Post a Comment