Judul buku: Hidup Masih Koma Belum Titik
Penulis: Prof.Dr.Moh.Ali Aziz, M.Ag
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan Tahun: 2019
Tebal halaman: 224 halaman
Sinopsis buku
Buku Hidup Masih Koma, Belum Titik ini berpijak dari pemahaman dari ayat-ayat Al Qur’an pada setiap pokok bahasan, yang tujuannya membakar semangat pembaca untuk lebih bergairah, optimis, dan pantang menyerah menghadapi tantangan hidup bahkan melawan badai.
Buku ini meyakinkan Anda, bahwa hidup benar-benar masih koma belum titik, selama anda hidup, selama itu pula anda berpotensi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih berkualitas dan berprestasi melahirkan karya-karya besar yang membanggakan keluarga dan semua manusia.
Review buku
Dalam menjalani kehidupan, kita akan mengalami banyak kejadian. Baik berupa kejadian yang menyenangkan serta menyedihkan. Buku hidup masih koma belum titik ini, mengajak kita untuk terus semangat belajar dan bersabar dalam menjalani kehidupan.
Buku ini lebih ditujukan untuk orang yang beragama Islam karena ada banyak hadis, ayat Al Qur’an, bahkan kisah-kisah yang sangat familiar di kalangan umat Islam. Namun, buku ini memuat ilmu pengetahuan yang diangkat sebenarnya cukup umum dan bisa dipelajari oleh semua kalangan. Buku hidup masih koma belum titik ini, mengajak kita untuk terus melakukan kebaikan, menjaga kondisi kesehatan, mempelajari nikmatnya bersedekah dan sebagainya. Bahasa yang digunakan cukup sederhana. Setiap pembahasan juga tidak bertele-tele, langsung membahas point permasalahan.
Hidup yang kita jalani sekarang di dunia masih belum berakhir selama kita masih ada di dunia. Ketika kita nanti meninggal, barulah kita menutup lembar petualangan kita untuk menjalani petualangan baru di negeri akhirat. Tidak ada yang pernah tahu akhir kisah seorang manusia. Apakah dia akan tetap menjadi orang baik sampai akhir hayatnya? Ataukah dia menolak dan berbelok ke jalan kejahatan. Alangkah sedihnya seseorang yang dahulu menjadi ahli ibadah, sering membagikan ilmunya namun pada akhir kehidupan dia membuang segalanya. Sementara orang yang dahulu sangat jahat dan dibenci, justru di akhir kehidupan dia bertaubat dan mendapat akhir yang bahagia. Hidupmu milikmu. Kau layak menjalani hidup seutuhnya sebagai seorang manusia. Percayalah! Hidup masih koma belum titik.

Comments
Post a Comment