Pernahkah kamu meminta sesuatu kepada Allah namun sampai sekarang Allah masih belum memberikan yang kamu inginkan. Sepertinya kita semua pernah mengalami hal itu. Ketika harapan dan usaha sudah dilakukan, tiada hal lain yang bisa dilakukan selain meminta pertolongan sang pencipta. Berdoa adalah salah satu jalannya. Dengan berdoa, kita berharap Tuhan akan memberikan keputusan dan mengabulkan hal yang menjadi keinginan di dalam hati kita.
Doa dipanjatkan oleh seorang hamba ketika mengalami kesusahan maupun diberi kemudahan dalam kehidupan di dunia. Dengan berdoa, secara langsung kita sedang melakukan hal spiritual. Yakni meminta dan meyakini keberadaan sang pencipta. Namun, tidak semua doa akan langsung dikabulkan. Terkadang dengan semua usaha, harapan, pengorbanan, serta waktu, tidak lantas menjadikan doa seorang hamba langsung dikabulkan. Ada orang yang doanya cepat dijawab, namun ada juga yang tidak.
Ada beberapa alasan yang memungkinkan doamu belum dijawab oleh-Nya. Yakni
1. Kesalahan Adab dalam Berdoa
Adab adalah norma atau aturan mengenai sopan santun yang didasarkan atas aturan agama. Norma tentang adab ini digunakan dalam pergaulan antar manusia, antar tetangga, dan antar kaum. Bahkan untuk berhubungan dengan sesama manusia saja kita harus memiliki adab. Apalagi jika hendak berhubungan dengan sang pencipta. Kita hendaknya selalu berdoa dengan adab yang benar.
2. Tergesa-gesa dalam Berdoa
Rasulullah SAW bersabda, “Doa setiap kalian dikabulkan selama tidak tergesa-gesa dengan mengatakan, ‘Aku telah berdoa, namun belum dikabulkan juga’.” (HR Bukhari).
Dalam agama saya yakni Islam, tergesa-gesa adalah perbuatan setan. Dalam berdoa dan meminta kita hendaknya selalu rendah diri dan mengerti bahwa yang maha kuasa tahu pasti kapan waktu yang terbaik untuk kita. Meskipun kita merasa bahwa kita telah siap, namun Allah jauh lebih tahu apa yang lebih baik untuk kita.
3. Menyakiti orang lain
Bisa jadi doa kita belum dikabulkan karena ada orang yang merasa sakit hati dengan perbuatan kita. Oleh karena itu kita hendaknya meminta maaf kepada orang lain yang tidak sengaja kita sakiti. Saling menjalin tali silaturahmi juga merupakan salah satu hal yang menjadi penyebab doa kita akan dikabulkan.
Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang hamba pasti dikabulkan selama tidak diiringi perbuatan dosa, memutuskan tali persaudaraan, dan selama ia tidak tergesa-gesa.” (HR Ahmad dan Muslim)
4. Belum bersungguh-sungguh untuk taat dan beribadah kepada Allah SWT
Selain berdoa kita hendaknya memperbaiki kebiasaan buruk kita juga. Misalnya dalam Islam, apabila kita belum salat lima waktu, hendaknya ditunaikan. Lebih bagus lagi jika dilakukan di awal waktu. Rajin bersedekah. Membantu sesama. Melakukan kebaikan sekecil apapun. Gunanya untuk menunjukkan bahwa kita bersungguh-sungguh dalam berdoa. Lagipula sebelum kita meminta keinginan hendaknya kita menunaikan hal yang menjadi kewajiban kita terlebih dulu.
5. Hanya Berdoa di Waktu Sempit.
Pernahkah kamu berdoa ketika lapang dan sempit. Percayalah ketika kamu berdoa di waktu sempit dan susah kamu jauh lebih berharap agar doamu dikabulkan dibandingkan dengan berdoa di waktu lapang. Mengapa? Karena saat itu kamu benar-benar kesusahan dan membutuhkan. Padahal baik di waktu lapang dan sempit hendaknya kita tetap berdoa dengan penuh kesungguhan.
Masa depan adalah misteri yang tidak bisa kita tebak. Akan ada hal-hal yang tidak terduga yang bisa terjadi. Sebagai manusia biasa hendaknya kita selalu ingat. Bahwa kita ini hanya seorang hamba dan tidak ada apa-apanya dibandingkan sang pencipta. Semoga kita selalu bisa bersabar dan memahami alasan doa kita belum dikabulkan. Percayalah, Allah selalu tahu kapan waktu yang tepat untuk mengabulkan doamu.
.jpeg)
Comments
Post a Comment