Secara umum, jujur adalah sebuah sifat yang membutuhkan kesesuaian antara perkataan yang diucapkan serta perbuatan yang dilakukan oleh seseorang. Itu artinya, seseorang kemudian dapat dikatakan jujur jika ia mengucapkan sesuatu yang sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi dan disertai dengan tindakan yang seharusnya. Lawan dari kata jujur adalah berbohong yakni sebuah tindakan mengucapkan sesuatu yang tidak benar dengan sengaja. Bisa dikatakan bahwa sikap jujur adalah perilaku baik, sementara sikap bohong adalah perilaku buruk.
Sementara pengertian keadilan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sifat, perbuatan, perlakuan, dan sebagainya yang adil. Keadilan berasal dari kata adil yang artinya sama berat, tidak berat sebelah, tidak memihak, berpihak kepada yang benar, berpegang pada kebenaran sepatutnya, tidak sewenang-wenang. Kejujuran dan keadilan memiliki hubungan erat yakni apabila seseorang memiliki sikap menjujung kejujuran yang tinggi, maka dia akan senantiasa bersikap adil. Dua hal ini adalah hal yang penting untuk dimiliki oleh seorang pemimpin.
Pemimpin memiliki tugas untuk mengarahkan dan menggerakkan para anggotanya untuk mencapai tujuan tertentu. Agar seorang pemimpin dihormati maka akan lebih baik apabila pemimpin tersebut memiliki sifat adil pada dirinya. Supaya dia tidak bersikap semena-mena dan bisa adil dalam membagikan tugas kepada para anggotanya. Sikap jujur juga diperlukan karena apabila seorang pemimpin tidak memiliki sikap jujur dia akan melakukan apa saja untuk mencapai tujuan meskipun dengan jalan yang tidak benar. Hal ini akan menimbulkan kerugian bagi sang pemimpin dan para anggota yang dia pimpin. Akibatnya jangankan mencapai tujuan, mereka justru akan saling bertengkar.
Hal ini justru sangat langka terjadi sekarang. Saat ini pemimpin yang jujur dan adil sulit untuk ditemukan. Berbagai berita buruk seperti korupsi, nepotisme, kekerasan, perampokan, terjadi karena seorang pemimpin gagal menggerakkan para bawahannya untuk bekerja dengan baik. Bisa disimpulkan akibat yang timbul dari kepemimpinan yang tidak jujur adalah ketidakadilan.
Membina perilaku jujur perlu dilakukan sedini mungkin. Perilaku jujur akan menumbuhkan perilaku adil sebab kedua sifat ini memang saling berhubungan. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan para pemimpin yang jujur dan adil akan ada di tengah-tengah kita.

Comments
Post a Comment