Saya mengetahui jasa Santo Suruh secara tidak sengaja. Ketika saya sedang asyik menonton short video di YouTube, saya menemukan video yang membahas tentang Santo suruh. Awalnya pak Santo hanyalah seorang pedagang galon. Namun entah mengapa dia sering disuruh hal lain. Meskipun upahnya tidak seberapa, dia mengerjakan semua yang disuruh. Dari hal tersebut, pak Santo terinspirasi untuk membuat jasa suruh-suruh. Dia menawarkan jasa apapun seperti mengantarkan barang, membersihkan rumah, memotong kuku burung, mengubur kucing mati bahkan pernah menemani ibu-ibu lahiran. Meskipun bayarannya tidak seberapa, bagi Santo ini cukup membantu dan menyenangkan. Apalagi pekerjaan yang dia lakukan berbeda setiap harinya.
Moto Santo Suruh “Kalau mau punya duit harus mau disuruh.”
Peluang bisa didapatkan dari mana saja. Misalnya pak Santo yang terinspirasi membuat jasa dari kebiasaannya disuruh oleh orang lain. Saya juga cukup setuju dengan moto Santo suruh ini. Kalau mau punya uang, kita harus berusaha keras. Mau disuruh, bukan berarti harus menjadi bawahan. Ketika menjadi atasan atau memiliki usaha sendiri juga harus mau disuruh oleh diri sendiri. Maksudnya mampu mengalahkan rasa malas, mau bekerja keras dan melakukan berbagai inovasi untuk mencapai tujuan. Karena satu-satunya orang yang mampu menyuruh diri hanyalah dirimu. Orang lain mungkin bisa memberikan berbagai kata motivasi. Tetapi kalau kamu tidak memiliki niat, tidak bersemangat, maka siapa lagi yang mampu menyuruh kamu. Harus kamu yang menyuruh dirimu sendiri agar tidak bermalas-malasan dan menyerah dengan keadaan.
Santo Suruh juga tidak hanya berhasil menciptakan pekerjaan sendiri. Dia bahkan sudah memiliki sekitar 50 rekan kerja untuk membantu pekerjaannya karena semakin banyak yang memesan jasa suruh-suruh miliknya. Menarik bukan. Berawal dari ketidaksengajaan, ide, usaha keras, hingga bisa mendatangkan mata pencaharian untuk orang lain. Kamu juga bisa menciptakan peluang kerja seperti Santo suruh. Berawal dari hobi, bisa jadi kamu mengembangkan bisnismu sendiri. Tidak perlu harus langsung besar, yang penting mulai saja dulu. Sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi bukit.
Salah satu hal lainnya yang bisa kita teladani dari Santo Suruh adalah sikap jujur, ikhlas dan bertanggung jawab saat menjalankan tugas. Pak Santo mengaku bahwa strategi yang ia lakukan supaya para pelanggan menjadi loyal adalah dengan cepat memberikan respons saat menerima pesan. Selain itu sikap ramah juga perlu diperhatikan agar para pelanggan merasa nyaman. Dalam dunia jasa, ramah itu penting.
Semoga kita bisa mengambil teladan dan ilmu dari cerita Santo Suruh agar kita bisa terinspirasi untuk terus bekerja keras dalam menjalani kehidupan.
.jpeg)
Comments
Post a Comment