Skip to main content

Bahaya dibalik kelezatan dan kemudahan Frozen food

 


Bagi ibu-ibu, bangun pagi adalah suatu keharusan. Membangunkan anak, membersihkan rumah dan menyiapkan sarapan atau bekal. Untuk menyiapkan sarapan, bisa menjadi hal yang rumit apalagi jika anak sedang malas makan. Selain itu, ibu harus berpacu dengan waktu untuk mengantarkan anak ke sekolah agar tidak terlambat. Salah satu pilihan ibu-ibu untuk mempersiapkan sarapan yang cepat dan lezat adalah menyajikan makanan siap saji seperti Frozen food.

Frozen food (makanan beku) menjadi salah satu pilihan makanan yang banyak disukai karena rasanya lezat dan cepat dimasak. Cukup dipanaskan, dikukus, atau digoreng, sepiring makanan telah tersaji untuk segera disantap. Di zaman sekarang bahkan telah muncul berbagai jenis frozen food yang kualitas, rasa, dan ragam jenis hidangannya tidak kalah dengan menu restoran. Beberapa Frozen food yang menjadi favorit banyak orang adalah nugget ayam, sosis, otak-otak, kentang goreng, cireng, bakso, dimsum, dan gyoza.

Ada beberapa alasan orang memilih makan makanan beku. Selain waktu dan praktis untuk diolah, makanan beku cenderung lebih tahan lama, lebih higienis, dan tetap mengandung nutrisi. Mengutip pernyataan dari The Academy of Nutrition and Dietetics Amerika Serikat, sebuah organisasi profesional nutrisi dan makanan, frozen food dapat menyimpan vitamin, mineral dan tidak mengubah kandungan karbohidrat, protein, serta lemak di dalamnya.

Hal ini karena frozen food buah dan sayuran langsung dibekukan setelah dipetik, sehingga kandungan nutrisinya cenderung masih utuh. Dibandingkan buah segar yang dapat dengan cepat berkurang nutrisinya jika hanya disimpan.

Konsumen memiliki banyak pilihan dalam memilih jenis makanan beku. Berbagai macam hidangan, camilan, sayuran, buah-buahan, dan protein. Ini memungkinkan pengusaha Frozen food, untuk memenuhi berbagai selera makanan.

Meskipun demikian, bukan berarti kita boleh mengonsumsi makanan beku setiap hari. Ada beberapa bahaya yang mungkin mengintai kita apabila terlalu sering mengonsumsi frozen food.

1. Resiko Diabetes

Beberapa makanan beku yang diawetkan menggunakan pati (tepung tapioka). Tak hanya membantu mengawetkannya, nyatanya pati juga membantu memberikan lebih banyak rasa dan tekstur pada makanan ini. Meski begitu, sebelum tubuh dapat mencerna pati ini, pati akan terkonversi menjadi gula terlebih dahulu.

Nah, konsumsi frozen food yang mengandung pati secara berlebihan, dapat meningkatkan risiko penyakit gula. Sebab, kadar gula darah dalam tubuh dapat meningkat.

2. Tekanan darah tinggi

Frozen food olahan cenderung memiliki kandungan natrium yang tinggi. Misalnya, lasagna yang dibekukan dapat memiliki kandungan natrium mencapai 900 miligram.

Padahal, batas maksimal asupan natrium hanyalah 2.300 miligram setiap hari. Apabila kita terlalu sering makan makanan Frozen, kita akan beresiko terkena penyakit tekanan darah tinggi.

3. Resiko gangguan kardiovaskular

Asupan lemak trans dan lemak jenuh pada tubuh, dalam makanan beku termasuk tinggi. Akumulasi dari kedua lemak jahat ini, akan meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular dalam jangka panjang, termasuk penyakit jantung, gagal jantung, dan stroke.

Makanan beku memang enak, namun jangan sampai kita menjadi terlalu tergantung dan kurang makan makanan yang segar seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Sebab tubuh kita membutuhkan gizi dan nutrisi yang seimbang untuk menjalani kehidupan sehari-hari.


Comments

Popular posts from this blog

Menyikapi Masa Kecil dan Dewasa Lewat Anime Minky Momo

  Love love Minky Momo, cobalah kau dengarkan Love love Minky Momo, yang ada di hatiku Ratu penyihir (penyihir) Dengan rasa berdebar Ada yang menunggu (menunggu) Di seberang jalan itu Berputarlah waktu (berputar) Kisah cerita mimpi Bertemu denganku (bertemu) Aku yang bagaimana Ingin menjadi apa setelah dewasa Ingin menjadi apa tak terbayangkan... Dreaming semoga mimpimu menjadi nyata Love Love Minky Momo Cobalah kau dengarkan Love Love Minky Momo Yang ada di hatiku Gimana? Kalau kamu membaca tulisan tersebut sambil bernyanyi maka kemungkinan besar kamu sudah tua. Magical Princess Minky Momo atau Minky Momo adalah anime Jepang yang bercerita mengenai seorang gadis yang memiliki kemampuan untuk berubah wujud menjadi orang dewasa dengan menggunakan kekuatan sihir. Di Indonesia Minky Momo pernah tayang di stasiun televisi Spacetoon yang sayangnya sekarang sudah berhenti mengudara. Sedikit sinopsis tentang cerita anime ini. Minky Momo adalah putri dari negeri Fenarinarsa, negeri impia...

Pintu Masa Lalu

  Jujur aku kagum dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang ditemukan oleh para manusia. Dulu kita harus menggunakan kuda untuk bepergian hingga akhirnya mobil ditemukan. Manusia bermimpi untuk terbang seperti burung, hingga terciptalah pesawat sehingga manusia bisa pergi mengelilingi berbagai belahan dunia. Bahkan sekarang manusia menciptakan sistem sehingga bisa berhubungan jarak jauh, berbagi ilmu dan informasi secara cepat, melalui internet yang bisa dibilang di zaman dulu adalah sebuah kemustahilan. Sesuatu yang awalnya tidak masuk akal, tetapi kini telah menjadi kenyataan. Ada satu penemuan yang masih belum bisa dijangkau oleh nalar manusia. Yakni penemuan untuk bisa menjelajah waktu. Hebat bukan kalau kita bisa melompati lintasan waktu. Menyaksikan peristiwa sejarah secara langsung. Melihat kemajuan teknologi di masa mendatang. Tetapi hal ini masih sangat sulit untuk dilakukan. Kalau seandainya aku bisa memilih, maka aku berharap suatu saat akan ada pintu ajaib untuk bisa perg...

Review Buku: Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya

  Judul buku : Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya Penulis : dr. Andreas Kurniawan, Sp.K Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Cetakan Pertama : Februari 2025 Tebal halaman : 205 halaman Sinopsis buku Jawab dengan cepat. Seandainya terlahir kembali di kehidupan berikutnya, kamu ingin menjadi apa? Berikut beberapa jawaban unik yang pernah kudengar baik dalam ruang praktik maupun ketika ngobrol santai dengan teman-teman: ”Aku ingin menjadi ubur-ubur, melayang bebas tanpa tekanan atasan dan ekspektasi sosial.” “Aku ingin menjadi pohon pinus, karena tinggi dan keren.” “Aku ingin menjadi ikan mas koki. Katanya memorinya Cuma bertahan lima detik, jadi aku tidak akan overthinking.” Suatu hari, seorang pasien perempuan mengatakan bahwa ia ingin terlahir kembali menjadi bunga matahari. Terdengar sangat indah, ya? Tapi, di sesi berikutnya, dia merevisi pendapatnya. “Aku ingin menjadi pohon semangka di kehidupan berikutnya.” Kehidupan seperti apa yang dia...