Aku masih ingat. Hari pertama aku mulai menulis adalah sehari setelah aku dinyatakan gagal ujian masuk CPNS. Sebagai seorang mahasiswa yang baru saja lulus, aku ingin sekali menjadi seorang pegawai negeri karena aku pikir, menjadi seorang PNS itu keren. Gaji terjamin, jam kerja tepat, belum lagi harapan orangtuaku karena di keluarga kami, belum ada anaknya yang menjadi seorang PNS. Tetapi setelah belajar giat, mengikuti berbagai try out, aku gagal. Tidak usah ditanya betapa sakitnya hatiku waktu itu. Aku merasa menjadi orang yang paling tidak berguna.
Mulanya aku menulis karena tertarik kepada adikku. Aku tidak tahu sebelumnya adikku sangat suka membaca bahkan sudah menerbitkan sebuah buku Solo karyanya sendiri ketika aku masih kuliah dulu. Maklum, aku sibuk berkuliah di luar kota dan ikut berbagai kegiatan organisasi yang menyita waktu. Tulisan pertamaku adalah sebuah novel berjudul “Putra dan Putri,” di platform Noveltoon. Babnya pendek. Hanya sekitar 500 kata per bab karena aku baru mulai menulis.
Sekitar tiga bulan aku menulis, virus corona menyapa bumi. Sejak hari itu, aku masih terus mencoba merampungkan novelku dan akhirnya aku berhasil. Walau harus melewati berbagai tantangan seperti rasa malas, kebuntuan ide, dan waktu, aku senang karena akhirnya tulisan pertamaku selesai. Aku pun mulai menulis tulisan lain seperti puisi, cerpen, senandika, bahkan ikut berbagai kelas kepenulisan untuk mencari ilmu dan berkenalan dengan berbagai penulis lainnya.
Tiga tahun lamanya, aku akhirnya menemukan pekerjaan pertamaku. Awalnya aku bingung apakah aku bisa tetap menulis. Sempat aku berhenti selama sebulan karena kesibukan pekerjaanku. Namun aku memutuskan untuk kembali menulis, karena mengingat perasaan sedihku di masa lalu. Menulis telah menyelamatkan dan membuatku menemukan arah hidupku. Ketika aku terpuruk karena gagal, tidak kunjung mendapatkan pekerjaan dan kehilangan teman, menulis membuat hatiku tegar serta kuat.
Aku sudah menerbitkan beberapa buku antologi. Menulis di berbagai website online, di platform dan sekarang aku sedang mengembangkan tulisan di blog pribadiku. Aku bersyukur memutuskan menulis hari itu. Aku berharap tulisanku bisa memberikan manfaat bagi orang lain.
Harapanku di masa depan adalah aku berharap tulisanku bisa masuk ke media cetak seperti koran, majalah, atau diadaptasi menjadi bentuk film. Aku juga berharap agar bisa menerbitkan buku Solo karyaku sendiri. Menulis bisa memberikan manfaat bagi kita para penulis, maupun kepada para membaca. Aku menulis, maka aku ada.

Comments
Post a Comment