Skip to main content

Kucing Sebagai Pelepas Stres Kerja

 

                               (Ilustrasi Pixabay.com)

Stres dalam bekerja adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari terlebih jika beban kerja yang ditanggung terlampau berat. Terkadang ketika kita terlalu lelah bekerja, maka stres akan muncul dan membuat kepala kita merasa sakit. Oleh karenanya, kita perlu mencari cara guna meredakan stres tersebut. Beberapa orang memilih menonton film, nongkrong bareng teman, berbelanja, hingga mengunjungi taman hiburan. Namun jika kamu sangat sibuk sehingga tidak punya waktu luang untuk keluar, memelihara hewan bisa menjadi salah satu alternatif yang baik. Contoh hewan yang banyak dipelihara dan dipercaya bisa membantu meredakan stres adalah kucing

Kucing yang merupakan salah satu binatang peliharaan kesayangan manusia, rupanya berasal dari kucing liar yang pertama kali dijinakkan dan hidup berdampingan bersama manusia di Timur Tengah sekitar 10.000 tahun yang lalu. Hal ini berdasarkan hasil penelitian terbaru sejumlah ilmuwan di Paris, Prancis yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Nature Ecology & Evolution. Pertama-tama, kucing mulai dijinakkan dan hidup berdampingan dengan manusia sekitar 10.000 tahun di Hilal Subur atau Fertile Crescent, sebuah lembah subur di antara Sungai Eufrat dan Tigris, di negeri yang kini kita kenal sebagai Irak. Di sana manusia mulai belajar bertani.

Menurut para ilmuwan, hasil-hasil panen yang disimpan manusia di dalam lumbung mulai menarik perhatian hama seperti tikus. Kehadiran tikus otomatis mengundang pemangsa yang lebih besar, yakni kucing. Kucing-kucing liar ini menghabiskan ribuan tahun menjadi penangkap tikus baik di perkebunan maupun di kapal-kapal laut, sebelum menjadi benar-benar jinak dan terbiasa menjadi teman manusia. Nah jika dahulu manusia memelihara kucing untuk menangkap tikus, kini manusia juga memelihara kucing dengan alasan lucu, gemas dan juga bisa untuk meredakan stres.

Dikutip dari situs Health Fitness Revolution, Rabu (29/3/2017) banyak penelitian telah menyebutkan memelihara kucing dapat menghindari rasa stres dan cemas.
“Kucing mempunyai kemampuan untuk melihat pemilik mereka dalam keadaan sedih atau cemas. Komunikasi yang mereka ciptakan bisa menggosokkan badan mereka secara agresif atau mengeong dengan keras.” ujar Dr Turner dari Departemen Biologi, University of Zurich.

Reaksi tersebut dapat menurunkan suasana hati yang buruk pemiliknya. Dengan menghabiskan waktu sekitar 15 sampai 30 menit dengan kucing, dapat menenangkan saraf serta meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik.

Meningkatnya reaksi kimia serotonin (hormon perasaan nyaman dan senang) dan oxitosin (hormon cinta) dalam otak, sehingga menimbulkan perasaan kasih sayang dan bahagia. Kemudian kandungan kortisol (hormon yang meningkatkan Stres) dapat turun.

Selain karena tingkahnya yang lucu, ada beberapa manfaat lain memelihara kucing di antaranya:

1. Meredakan stres
Saat kamu bermain dengan kucing, otak akan melepaskan hormon oksitosin yang bisa membuat rileks sehingga menghilangkan stres.

2. Menghilangkan Rasa Sepi
Kucing bisa menjadi teman untuk menghalau rasa sepi saat berada di rumah, apalagi hewan ini bisa diajak bermain.

3. Mencegah Penyakit Jantung
Saat membelai kucing, kamu bisa mendapatkan efek yang menenangkan, mengurangi stres dan kecemasan, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

4. Meningkatkan Tingkat Kekebalan Tubuh
Riset mengungkapkan anak di bawah usia satu tahun mempunyai kemungkinan kecil terkena alergi lantaran berinteraksi dengan kucing.

5. Mengurangi Risiko Terkena Stroke
Kehadiran kucing membuat kamu lebih sabar, nyaman, dan tenang sehingga risiko terkena stroke juga berkurang.

6. Membantu Interaksi Anak Penyandang Autis
Riset mengungkapkan kalau interaksi sosial anak penyandang autis bisa meningkat ketika berada di sekitar binatang peliharaan.

7. Mendukung Hubungan Percintaan
Banyak wanita yang menyukai pria yang memelihara kucing karena dianggap baik dan lebih perhatian, Hal ini bisa jadi pertimbangan buat para jomlo, siapa tahu ada berkah memelihara kucing dengan mendapatkan kekasih.

8. Mengatasi Masalah Pernapasan dan Mengurangi Infeksi
Adanya kontak dengan kucing membuat bayi bisa memiliki sistem kekebalan, mengurangi infeksi, dan masalah pernapasan.

9. Memiliki Daya Tahan Terhadap Alergi
Anak yang tinggal di perkotaan, berinteraksi dengan kucing atau lainnya, bisa memiliki daya tahan terhadap alergi yang lebih baik.

10. Dampak Positif untuk Kesehatan Mental
Mereka yang memelihara kucing pastinya merasakan mendapatkan manfaat memelihara kucing untuk kesehatan mental.

11. Melatih Kesabaran
Pernah melihat kalau kucing seperti bos atau tuan bagi pemiliknya, hal ini tentunya bisa melatih kesabaran loh.

12. Bisa Menjadi Alarm
Kucing bisa membangunkan kamu di pagi hari sebagai alarm lantaran mereka lapar, siapa menyangka ini menjadi manfaat memelihara kucing.

13. Memiliki Empati Kepada Makhluk Hidup
Mereka yang memelihara hewan biasanya mempunyai empati, punya kepedulian terutama kepada makhluk hidup lain.

Mengapa kucing begitu menenangkan? Kucing tidak akan menghakimi kita karena kemampuan matematika kita yang buruk atau tidak bisa mengerjakan tes yang diberikan penelitian. Selain itu, kucing juga tidak akan ikut stres saat pemiliknya merasa tertekan. Itulah mengapa kucing bisa memberikan ketenangan dan meredakan stres terhadap pemiliknya.

Sebuah perusahaan di Jepang, juga pernah memelihara kucing di tempat kerja guna meringankan tingkat stres karyawannya. Perusahaan teknologi bernama Ferray di Tokyo memelihara kucing di kantor mereka. Kucing-kucing itu bebas berkeliaran di area kantor, bahkan para karyawan diperbolehkan untuk sesekali bercengkerama dengan hewan berkaki empat itu.

                           (Brightside.me)


Kebijakan tersebut mulai diberlakukan perusahaan ini sejak tahun 2000 silam. Melansir Nipponnews, Rabu (5/6/2017), bos perusahaan, Hidenobu Fukuda, mengatakan awalnya hal ini dilakukan karena permintaan salah seorang pegawai yang ingin membawa hewan peliharaan ke kantor.

Peraturan itu terus diberlakukan, bahkan Fukuda memberi tambahan insentif bagi pegawai yang bersedia mengadopsi kucing yang ada. Dengan kebijakan ini, tingkat stres kerja karyawan di kantor perlahan menurun. Selain kucing, beberapa perusahaan lain ada juga memelihara hewan lain seperti anjing, ikan, hamster, ataupun ikan. Namun memelihara hewan di kantor bukan berarti tanpa risiko. Hewan bisa saja berjalan-jalan dan merusak kabel komputer ataupun menggigit dokumen penting. Risiko pada beberapa karyawan yang alergi juga perlu dipertimbangkan. Bahkan meski hewan peliharaan cenderung jinak, bisa jadi karena suasana kantor yang berisik membuat dia menggigit ataupun mencakar kita meski tidak disengaja.

Oleh karenanya kita sebagai manusia, harus membuat tempat yang nyaman untuknya jika kita hendak memelihara hewan di kantor kita. Dengan suasana yang nyaman, maka hewan tersebut akan merasa diperhatikan dan tidak mengganggu kita dalam bekerja. Termasuk kucing yang lucu dan imut. Memang dia cenderung lebih banyak tidur saat siang hari. Namun bukan berarti dia tidak mengganggu saat tidur. Bisa saja dia malah memilih meja kerja kita untuk tidur karena ingin bermanja-manja dengan pemiliknya.

Namun kita harus menyadari bahwa sama seperti manusia, kucing juga bisa mengalami stres akibat berbagai hal. Ketika kucing kesayanganmu dilanda stres, jangan heran bila tingkah lakunya jadi cenderung menyebalkan atau merepotkan. Hal yang perlu diketahui, penting untuk melakukan tindakan untuk mengatasi stres pada kucing.

Nah berikut beberapa tips agar kucing peliharaanmu tidak gampang stres
• Perhatikan kebersihan kucing
• Ciptakan tempat makan yang nyaman
• Penting memberikan edukasi kepada anggota keluarga lain yang tidak terlalu menyukai kucing
• Jangan terlalu sering memegang kucing. Biarkan dia bermain di luar sendirian sesekali
• Cegah stres kucing saat berkunjung ke dokter hewan dengan berada di dekatnya dan membuatnya merasa nyaman

Meski kucing bisa membantu kita meredakan stres, namun sebagai pemiliknya tentu saja kita juga harus memerhatikan kesehatan kucing agar tidak ikut stres seperti kita. Seimbang antara bekerja dan bersantai untuk hidup yang lebih baik. Memelihara kucing bisa jadi salah satu alternatif pereda stres kerja yang berlebihan. Jangan lupa untuk menjaga kucing kesayangan dengan baik karena dia perlu perhatian tuannya.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Menyikapi Masa Kecil dan Dewasa Lewat Anime Minky Momo

  Love love Minky Momo, cobalah kau dengarkan Love love Minky Momo, yang ada di hatiku Ratu penyihir (penyihir) Dengan rasa berdebar Ada yang menunggu (menunggu) Di seberang jalan itu Berputarlah waktu (berputar) Kisah cerita mimpi Bertemu denganku (bertemu) Aku yang bagaimana Ingin menjadi apa setelah dewasa Ingin menjadi apa tak terbayangkan... Dreaming semoga mimpimu menjadi nyata Love Love Minky Momo Cobalah kau dengarkan Love Love Minky Momo Yang ada di hatiku Gimana? Kalau kamu membaca tulisan tersebut sambil bernyanyi maka kemungkinan besar kamu sudah tua. Magical Princess Minky Momo atau Minky Momo adalah anime Jepang yang bercerita mengenai seorang gadis yang memiliki kemampuan untuk berubah wujud menjadi orang dewasa dengan menggunakan kekuatan sihir. Di Indonesia Minky Momo pernah tayang di stasiun televisi Spacetoon yang sayangnya sekarang sudah berhenti mengudara. Sedikit sinopsis tentang cerita anime ini. Minky Momo adalah putri dari negeri Fenarinarsa, negeri impia...

Pintu Masa Lalu

  Jujur aku kagum dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang ditemukan oleh para manusia. Dulu kita harus menggunakan kuda untuk bepergian hingga akhirnya mobil ditemukan. Manusia bermimpi untuk terbang seperti burung, hingga terciptalah pesawat sehingga manusia bisa pergi mengelilingi berbagai belahan dunia. Bahkan sekarang manusia menciptakan sistem sehingga bisa berhubungan jarak jauh, berbagi ilmu dan informasi secara cepat, melalui internet yang bisa dibilang di zaman dulu adalah sebuah kemustahilan. Sesuatu yang awalnya tidak masuk akal, tetapi kini telah menjadi kenyataan. Ada satu penemuan yang masih belum bisa dijangkau oleh nalar manusia. Yakni penemuan untuk bisa menjelajah waktu. Hebat bukan kalau kita bisa melompati lintasan waktu. Menyaksikan peristiwa sejarah secara langsung. Melihat kemajuan teknologi di masa mendatang. Tetapi hal ini masih sangat sulit untuk dilakukan. Kalau seandainya aku bisa memilih, maka aku berharap suatu saat akan ada pintu ajaib untuk bisa perg...

Review Buku: Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya

  Judul buku : Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya Penulis : dr. Andreas Kurniawan, Sp.K Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Cetakan Pertama : Februari 2025 Tebal halaman : 205 halaman Sinopsis buku Jawab dengan cepat. Seandainya terlahir kembali di kehidupan berikutnya, kamu ingin menjadi apa? Berikut beberapa jawaban unik yang pernah kudengar baik dalam ruang praktik maupun ketika ngobrol santai dengan teman-teman: ”Aku ingin menjadi ubur-ubur, melayang bebas tanpa tekanan atasan dan ekspektasi sosial.” “Aku ingin menjadi pohon pinus, karena tinggi dan keren.” “Aku ingin menjadi ikan mas koki. Katanya memorinya Cuma bertahan lima detik, jadi aku tidak akan overthinking.” Suatu hari, seorang pasien perempuan mengatakan bahwa ia ingin terlahir kembali menjadi bunga matahari. Terdengar sangat indah, ya? Tapi, di sesi berikutnya, dia merevisi pendapatnya. “Aku ingin menjadi pohon semangka di kehidupan berikutnya.” Kehidupan seperti apa yang dia...