Review Buku: Second Summer Never See You Again

Review Buku: Second Summer Never See You Again

Judul buku : Second Summer, Never See You Again Pengarang : Hirotaka Akagi Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Cetakan Pertama : 2021 Tebal halaman : 412 halaman Sinopsis buku Aku …

Review Buku : Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring

 


 Judul buku: Seorang Lelaki yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring

Pengarang: dr.Andreas Kurniawan, Sp.KJ

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Cetakan Kesembilan : November 2024

Tebal halaman: 192 halaman


Sinopsis buku

Ketika menyambut pasien yang sedang berduka, seorang psikiater akan menggali keilmuan yang dimiliki. Dia akan mengulik semua teori duka yang pernah dipelajari di masa kuliah dulu dan mengingat pengalaman dari pasien-pasien sebelumnya. Kemudian, dia menyintesis itu untuk membantu pasien yang sedang berduka di hadapannya.

Tapi, ketika psikiater Andreas kehilangan anaknya, dia melakukan hal yang berbeda. Dia melemparkan semua teori tersebut ke luar jendela dan memutuskan untuk mencari makna tentang mengapa ini semua terjadi. Dalam pengalamannya, dia menemukan duka bisa dilalui dengan mencuci piring kotor yang menumpuk di dapur.

Buku ini adalah proses Dr. Andreas dapat memaknai kehilangan yang besar yang terjadi dalam hidupnya. Buku ini dikemas dengan santai dan tambahan humor gelap yang membuat buku ini semakin wajib untuk kamu baca ketika kamu merasakan duka. Buku ini berisikan mengenai panduan bermanfaat yang langsung bisa kita aplikasikan dalam hidup seperti “Tutorial Mencuci Piring”, “Tutorial Menyusun Puzzle” dn “Tutorial Menerima Kematian Seorang Anak.”

“Hampir semua orang mempertanyakan: apa hubungannya antara duka dan mencuci piring? Jawaban saya adalah duka itu seperti mencuci piring, tidak ada yang mau melakukannya, tapi pada akhirnya seseorang perlu melakukannya.”


Review Buku

“Memahami Kematian”, adalah salah satu kalimat yang terlintas di kepala saya setelah membaca buku ini. Dr. Andreas Kurniawan dengan pengalaman dan keilmuan yang dia miliki, berhasil membuat sebuah buku yang tidak hanya mudah dimengerti, namun juga memberikan nuansa dan sudut pandang baru tentang kematian. Pada dasarnya kematian adalah sesuatu yang pasti. Kita hanya tidak tahu kapan kematian akan menghampiri kita. Duka adalah perasaan sedih karena kehilangan sesuatu. Baik teman, orangtua, hewan peliharaan dan sebagainya. Duka berpasangan dengan Cinta. Bagaikan dua sisi koin yang tidak bisa dipisahkan. Semakin besar cinta yang kita berikan kepada seseorang, maka semakin besar pula duka yang akan kita rasakan ketika nantinya seseorang itu harus pergi.

Mencuci piring adalah aktivitas biasa yang membosankan. Namun mencuci piring menggunakan metode untuk melepas duka bisa membuat kegiatan ini begitu bermakna. Menyusun puzzle juga seolah permainan biasa. Namun dengan melakukannya kamu bisa meredakan dukamu. Potongan puzzle yang tidak sesuai harus dipindahkan ke tempat yang seharusnya. Mungkin saja orang yang kau sayangi sudah menemukan tempat yang lebih baik. Untuknya dan juga untukmu.

Kita tidak bisa memaksa seseorang untuk berhenti berduka meskipun hidup harus terus berjalan. Luaskan dan buka hatimu untuk siap menampung perasaan duka. Dengan wadah yang lebih besar, kamu akan mampu menemukan makna dari duka dan memahami mengapa sesuatu memang harus terjadi. Jangan lupakan dia yang kau sayangi. Biarkan dia menempati suatu ruang khusus dalam hatimu. Sebagai bukti bahwa kamu benar-benar mencintainya.


Post a Comment